24 March 2009

Buat yang masih awam sama Oriflame

Ibarat pepatah 'Take kenal maka tak sayang', kebanyakan orang yang belum kenal Oriflame punya satu kesimpulan singkat 'jualan' apabila menjadi anggotanya. Kalo ditanya pernah pake produknya pasti rata-rata menjawab 'pernah'. So, jangan mengelak untuk mengakui bahwa produk Oriflame itu bermutu, terjangkau, dan ga menor buat dipake sehari-hari.

Semua hal diatas sudah banyak dialami oleh para Top Leader yang dulu juga bersikap ga peduli sama Oriflame pada awalnya. Bagusnya adalah banyak kejadian lucu yang membuat mereka tiba-tiba jatuh cinta sama semua nya di Oriflame.Salah satu contohnya adalah upline saya Ona yang menganggap jadi member Oriflame 'ga keren ach!'. Ibu-ibu tukang sayur di pasar juga banyak yang jadi membernya 'ga level donk'! Belagu banget yach nich ibu! Tapi sekarang semuanya berbalik 180 derajat, si ibu Ona sekarang bisa fleksibel ada di kondisi manapun, semangatnya ga pernah kendur, gayanya selalu ceria. Alhasil sudah banyak Director yang dicetak olehnya, tinggal selangkah lagi posisi Diamond diraihnya. Semua ini didapat lewat proses yang ga terlalu lama, hanya 4,5 tahun!

Kadang seseorang hanya mendengar dari sisi negatifnya saja mengenai bisnis MLM, biasanya cerita miring datang dari pengalaman seseorang yang gagal dan hal negatif bisa berkembang jadi sesuatu yang menakutkan bagi banyak orang. Parahnya lagi pengaruh orang yang negatif bisa lebih kuat terhadapa orang yang mencoba yakin bahwa binsis MLM itu positif. Bayangkan saja kalo MLM itu negatif kenapa pemerintah mengijinkan usaha model begini makin banyak tumbuh dimana-mana. Kita sebagai warga negara harus jeli terhadap setiap peluang yang ditawarkan. Kalo pernah baca buku 'the Secret' pasti paham mengenai pendapat penulisnya si ibu Rhonda Bryne bahwa 'apapun yang terjadi di sekitar kita setiap harinya bisa kita seleksi mana yang penting bisa kita ambil dan yang ga penting dilewatkan saja' intinya kita ga harus heboh dengan hal-hal yang ga penting, ambil yang positif nya aja. Tiap kali ada peluang datang coba dipelajari jangan langsung alergi. Pelajari mekanisme kerjanya dsb, dsb. Siapa yang tahu kalo peluang ini bisa jadi sumber penghasilan kita di masa depan.

Balik lagi ke cerita awal bahwa di Oriflame yang bisa jadi Top Leader ga harus 'jualan' koq. Kami membangun jaringan dan menciptakan 'Leadership' bagi tiap individunya. Kita bisa tumbuh berkembang dengan sendirinya sesuai dengan aturan yang sudah ada. Banyak sisi positif yang kan didapat yang ga bisa diceritakan semuanya disini. Ambil bagian di dalamnya dan Anda akan menemukan sisi 'Have Fun Making Money' di Oriflame Indonesia yang LUAR BIASA!

GO DIAMOND!

17 March 2009

Coba mind set nya di rubah dulu!

Kelihatannya untuk jadi seorang Diamond di Oriflame itu sepele dech. Buktinya udah banyak juga yang berhasil meraih predikat itu. Rupanya memang mudah koq! Syaratnya cuma mau merubah mind set jadi seseorang dengan sikap seorang Diamond.

Kalo diperhatiin dengan seksama nich, seorang Diamond itu selalu mempunyai sikap optimist, selalu menularkan semangat positif kepada leadernya dan mudah untuk berinteraksi dengan berbagai kalangan. Intinya adalah menjadi Diamond itu otomatis setingannya kelihatan berwibawa, gaya bicaranya runut, cerdas, dan selalu optimist. Inilah sikap yang harus dimiliki oleh seorang Diamond dan ga semua orang sanggup melakoninya tetapi once sesorang menjadi Diamond dia ga akan rela turun peringkat, soalnya di posisi ini udah kelihatan hasilnya nyaman (secara udah dapet mobil Honda CRV gratis, jalan-jalan mulu ke tempat liburan yang menarik, terakhir Jan 09 ke Dubai en nginep di Atlantis palm Jumeirah, dan dapet bonus bulanan Rp30jt lebih). Alamak siapa yang mau nolak.

Lucunya banyak banget yang ga mau sadar-sadar bahwa semua hal diatas bisa diraih oleh siapapun (padahal keberhasilan adalah hak semua orang). Caranya hanya dengan merubah mind set kita dengan berperilaku sebagai seorang Diamond. Diposisi ini para leader di bawah nya pasti juga ngarep posisi yang sama sementara sang Diamond juga akan terus mencetak dan mencetak dan mencetak lagi director-director baru dalam first levelnya. Hingga tanpa disadari dia akan menjadi seorang President Director.

Pssssssttt tau ga President Director itu penghasilannya adalah Rp 1 Miliar...Wow mau donk! Ok kalo gitu yuuuk kita kerja donkkkk, mana ada jadi President cuma diem aja. Ok dech..Mari kita take action and miracle will happen!

Go Diamond President!

09 March 2009

Sukses di Oriflame ga mandang usia yang penting serius aja titik!

Sekian lama ga update blog rasanya kagok bener mo tulis-tulis pengalaman. Untungnya Sabtu kemaren (7 Maret) datang ke BOP dan disana hadir bintang tamu seorang anak muda berusia 22 tahun terbang langsung dari Denpasar Bali untuk memenuhi undangan Boss Family di acara BOP JDC Slipi. Entah karena bintang tamunya Noni yang merupakan Diamond termuda di dunia yang membuat lantai 6 JDC saat itu benar-benar dipenuhi peserta yang ingin mendengar langsung kisah suksesnya. Bayangkan jumlah tamu yang hadir yang biasanya 200-250 orang kali ini naik 2x lipat menjadi lebih dari 400 orang. AC ruangan jadi ga berasa tuch saking penuhnya orang.

Pengalaman Noni dimulai dengan saat dia bergabung di Oriflame. Tahun 2003 Teman satu sekolahnya saat itu memberikan katalog Oriflame. Berhubung Noni merasa bukan ceweq feminin maka dia mengabaikan tawaran katalog tersebut. Beberapa bulan kemudian sang teman kembali menanyakan perihal bisnis Oriflame, namun kali ini sudah bisa menunjukan hasil menjadi seorang Manager 15% dengan penghasilan Rp 1,5jt. Melihat peningkatan karir sang teman maka Noni memutuskan bergabung di Oriflame dan mulai menjalankan system. Saat itu di Bali memang belum ada kantor cabang Oriflame, tetapi Noni tetap gigih menjalankan bisnis Oriflame siang dan malam disela-sela jadwal kuliahnya yang padat di Univ Udayana. Selama 1 tahun pertama menjalankan system Noni sempat mencapai peringkat 12% dengan bonus yang lumayan yaitu kira2 Rp400.000 namun karena saat itu system yang dijalankan tidak efektif maka hasilnya tidak maksimal, grupnya hanya rajin mengorder barang saja hingga bonusnya sempat turun hingga mencapai Rp90rb saja. Suatu hari sang Mama menegur Noni untuk berhenti di Oriflame akibat terlalu lelah Noni menderitra penyakit thypus. Rupanya dengan kejadian ini Noni akhirnya merenung dan berdoa (kebetulan Noni menganut agama Hindu dalam doanya yang panjang Noni menghabiskan 3 batang hio kepada Sang Hyang Widi), rupanya doanya tidak serta merta langsung dikabulkan, suatu hari Noni mengkhayal memiliki upline yang ideal agar dapat membantunya berhasil di Oriflame (rupanya Noni sudah benar-benar jatuh cinta dengan bisnisnya), dengan berbekal semangat bahwa jika sudah melangkah pantang bagi dirinya untuk mundur, maka hasil dari khayalannya menjadi Upline ideal harus bisa :

-Mengadakan core meeting setiap minggu dan mengajak mereka berkomitmen
-Membimbing downline baru hingga benar-benar tau menjalankan system yang baik setelah itu melepaskan agar mandiri
-Rutin mengadakan kelas training
-Rutin mengadakan OOM

Ternyata setelah membayangkan memiliki upline ideal maka Noni mulai menerapkan pada dirinya sendiri untuk menjadi upline yang ideal bagi seluruh downline. Hasilnya sungguh diluar dugaan, dalam waktu relatif singkat Noni mencapai level 21% dan bonusnya pun mencapai Rp5,5 jt. Untuk membuktikan pada sanga Mama sengaja Noni menyimpan statement bonus tepat diatas meja makan. Hingga sang Mama bertemu dirinya dan menanyakan apakah bonus itu benar-benar hasil dari kerjanya di Oriflame. Setelah berhasil meyakinkan sang Mama maka sejak itu beliau mengijinkan sang putri untuk fokus di Oriflame.

Begitulah kisah sukses seorang Noni yang tidak ragu menyebutkan bonusnya saat ini bisa membeli 2bh Honda Vario, dapat 1bh mobil New Honda CRV GRATISS, perjalanan ke LN sebanyak 2x dalam setahun dengan 4 tiket GRATISS. Ceritanya benar-benar membuat diriku tersentak bahwa selama beberapa bulan ini setelah mencapai peringkat Gold Director malah enak-enakan menjadi Fat Cat (istilah dari Senior President Director peringkat no2 di dunia asal Rusia Anna Akhumayan) yaitu consultant yang lama ga naik naik peringkat karena angkat badan aja udah malas kayak kucing gendut hehehe. Bener banget kata Noni bahwa kita harus jadi upline ideal dimata downline, leader yang baik tidak memanjakan downline tapi membimbing downline untuk berkomitmen dan mandiri. Selalu jadi center of the positif energy buat banyak orang yang akhirnya membawa kita kepada keberhasilan. Siapppp...Go Diamond!!!